Minggu, 25 September 2016

Bergerak Tiap 2 Jam dan Makan Sayur Mengurangi Risiko Jantung Koroner

Bergerak Tiap 2 Jam dan Makan Sayur Mengurangi Risiko Jantung Koroner

KabarTerbaru24.com-Bergerak Tiap 2 Jam dan Makan Sayur Mengurangi Risiko Jantung Koroner.Penyakit jantung koroner, salah satu penyakit yang menyerang akibat terbentuknya plak di pembuluh darah jantung. Salah satu penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Menurut dr Lily Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, mengatakan bahwa pencegahan penyakit jantung koroner dapat dicegah 80 persen hanya dengan menjalankan gaya hidup, kebiasaan dan diet yang sehat.

Menurut dr Lily Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, mengatakan bahwa pencegahan penyakit jantung koroner dapat dicegah 80 persen hanya dengan menjalankan gaya hidup, kebiasaan dan diet yang sehat.

"Tipsnya adalah dengan upaya promotif dan preventifnya, lebih baik mencegah dan mengobati. Apa yang harus kita lakukan adalah dengan menekan faktor risiko, seperti kita harus rajin beraktivitas. Setiap 2 jam sekali harus bergerak," jelas dr Lily dalam sebuah forum diskusi kesehatan bertema 'Mengenali Gejala Penyakit Jantung di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016).

Lalu, bagaimana dengan konsumsi makanan yang sehat? Apakah selama ini penalaran dan praktik soal diet sehat sudah dengan betul dilaksanakan? Dr Lily berbagi tips mengenai menu makan yang sehat.

"Ketika kita makan di atas piring, 50 persen harus terdiri dari buah dan sayur, 25 persen karbohidrat dan 25 persen protein," tambahnya.

Tak kalah penting untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan minyak. Biasanya, ketiga bahan makanan dan minuman ini seakan menjadi "musuh" atas penyakit jenis katastropik ini.

"Kita enggak perlu makan gula terlalu banyak, 4 sendok makan saja paling banyak dalam sehari. Lemak diwakili oleh minyak goreng, karena 5 sendok makan juga sudah cukup. Garam cukup 1 sendok teh saja per harinya," terang dr Lily yang tak bosan mengingatkan soal pola hidup sehat.

Di luar peraturan itu, yang menentukan kesehatan adalah diri Anda sendiri. Memilih makanan sehat atau tetap memilih makanan enak merupakan hak seseorang, termasuk hak untuk menjadi sehat.

"Makanan enak dan makanan sehat, kita harus memilih salah satunya. Itu tips yang harus kita perhatikan dan secara bijak untuk memilih," tutupnya.


Sumber      :  lifestyle.okezone.com

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon